Berita

Nova Eliza

Blitz

Nova Eliza, Mirwan Absen Mediasi Gagal

JUMAT, 10 FEBRUARI 2012 | 08:33 WIB

RMOL.Sidang perceraian Nova Eliza dengan Mirwan kembali berlang­sung di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, kemarin. Mirwan tidak hadir dalam sidang yang beragen­dakan mediasi. Sedangkan Nova hadir didampingi lima pria dari mana­jemennya, serta kuasa hukumnya.

Nova yang tampak anggun me­nge­nakan setelan blazer dan celana bahan membiarkan rambut hitam panjangnya tergerai.

“Tau ah,” kilah Nova tertawa. “Agendanya mediasi, hasilnya nggak berhasil. Aku nggak mau bicara banyak. Kalian senangnya kalau aku sidang,” sambungnya sambil ngeloyor pergi usai sidang.

Karena tidak berhasil mendapat titik temu, sidang perceraian akan lanjut ke sidang selanjutnya.

“Ya tadi sidang mediasi hasilnya belum tercapai, tidak bisa dida­maikan. Pak Mirwan nggak datang, kuasa hukum nggak datang,” timpal kuasa hukum Nova, Rudhi Mukhtar.

Nova tampaknya sudah bertekad bulat untuk bercerai, meski sang suami terlihat cuek terhadap gugatan cerainya.

“Sidang dilanjutkan tanggal 24 Februari mendatang,” tandas Rudhi

Nova menggugat cerai Mirwan pada 5 Januari 2012. Saat ditemui beberapa waktu lalu, Mirwan tak terke­jut. Alasannya, semua meru­pakan keputusan mereka berdua.

Bintang film Susahnya Jadi Perawan itu mene­gaskan, kasus perceraiannya sama sekali tak mengganggu pekerjaan. Ia malah merencanakan album per­dananya akan keluar sebentar lagi.

“Apanya yang terhambat, nggak ada yang terhambat. Memang album­nya belum sekarang, masih jangka waktu sesudah Juni,” paparnya.

“Aku happy-happy saja sama anakku, nggak ada masalah apa-apa,” tuturnya lagi.

Muncul banyak rumor negatif di balik alasan Nova menggugat cerai Mirwan. Namun itu semua dibantah.

“Bukan karena promo album atau ekonomi. Bukan juga KDRT (ke­kerasan dalam rumah tangga), itu kami bantah keras. Bukan karena PIL dan WIL (selingkuh) juga. Ini meluruskan berita yang simpang siur selama ini,” tutup Rudi. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya