Berita

ilustrasi

CENTURYGATE

Aneh Ada Orang Mau Beli Bank Bermasalah

KAMIS, 09 FEBRUARI 2012 | 11:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Yawadwipa Companies yang mengincar Bank Mutiara (eks Bank Century) dengan harga Rp 6,75 triliun terus dicurigai. Wakil Ketua DPR Pramono Anung menilai proses jual beli itu terindikasi permainan bekas orang dalam Bank Century yang bermasalah.

"Tidak mungkin ada orang yang beli bank sedang bermasalah," kata Pramono Anung kepada wartawan, di Gedung Nusantara III DPR, Senayan, Kamis (9/2)

Dugaan kuatnya, pihak yang melirik Bank Mutiara mempunyai kepentingan ekonomi dan politik.


"Kalau orang awam, atau sekadar saudagar tidak mungkin," jelas Pram.

Dia menilai belum saatnya Bank Mutiara dijual karena masih bermasalah. Kalaupun mau dijual, dia meminta pemerintah dan pihak Bank Mutiara tetap berhati-hati kepada siapa bank dijual.

Yawadwipa Companies sendiri dikabarkan sudah resmi mengirim surat penawaran kepada PT Danareksa Sekuritas, agen penjual Bank Mutiara.

Bank Century (sebelum berganti nama jadi Bank Mutiara) adalah bank bermasalah yang diberi dana talangan. Para petinggi dan pemilik Bank itu sebagian telah dipenjarakan dan sebagian lagi menghilang. Proses penyelamatan bank itu dicap penuh siasat. Tapi pemerintah bersikeras jika bank itu ditutup, maka akibatnya akan sistemik.

Yawadwipa memasang harga US$ 750 juta. Atau sekitar Rp 6,75 triliun untuk membeli Bank Mutiara. Jumlah yang sama dengan dana penyelamatan pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan pada 2008.[ald]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya