Berita

DPR: Selesaikan Sengketa GKI Yasmin dengan Adil

RABU, 08 FEBRUARI 2012 | 17:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi bertekad menyelesaikan kasus pelarangan ibadah Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor. Titik penyelesaian itu menurutnya sudah tampak setelah melakukan pertemuan beberapa kali dengan banyak pihak.

"Sejak 2005, kasus ini berawal dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Tapi, setelah itu banyak hal yang terjadi. Kami ingin menyelesaikan kasus ini," kata Gamawan Fauzi, dalam rapat gabungan di Gedung Nusantara DPR, Rabu (8/2).

Perwakilan dari Komisi II DPR, Agun Gunanjar, mengaku bisa memahami putusan Mahkamah Agung terkait sengketa IMB GKI Yasmin dengan pemerintah Kota Bogor. Agun pun menginginkan agar pelaksanaan putusan MA itu dilaksanakan dan memberikan keadilan bagi semua orang. Seperti diketahui, MA menetapkan bahwa GKI Yasmin telah memenuhi segala perizinan yang berkait dengan pendirian rumah ibadah. Putusan itu didukung Ombudsman Republik Indonesia.


Sementara itu, Ketua Komisi VIII Abdul Karding menegaskan, DPR menuntut pada pemerintah untuk melindungi seluruh masyarakat tanpa pandang bulu.

DPR meminta penyelesaian kasus GKI Yasmin melibatkan seluruh unsur dan elemen masyarakat yang terkait. termasuk pihak GKI Yamin dan masyarakat setempat. Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung yang memimpin rapat gabungan tersebut meminta pemerintah menetukan sendiri batas waktu penyelesaian sengketa itu.

Hadir dalam rapat tersebut Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, perwakilan Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Kementerian Agama, dan Mabes Polri, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Walikota Bogor Diani Budiarto, dan ormas GP Anshor.[ald]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya