Berita

ruhut sitompul/ist

Telantarkan Istri Pertama, Badan Kehormatan Tegur Ruhut Sitompul

RABU, 08 FEBRUARI 2012 | 13:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul, ditegur Badan Kehormatan (BK) DPR. Teguran disampaikan tertulis kepada Ruhut karena petinggi Partai Demokrat itu dinilai telah menelantarkan istri pertamanya, Anna Rudhiantiana Legawati boru Tobing.

Menurut anggota BK DPR, Fahri Hamzah, pihaknya berharap Ruhut menghormati teguran yang sudah dilayangkan BK tersebut. Jika tidak, maka akan berdampak buruk selanjutnya.

"Kalau keputusan itu tidak dihormati, itu efek kelanjutannya juga panjang. Jadi, harus dibaca dan dihormati," ujar Fahri di gedung Nusantara DPR, Jakarta, Rabu (8/2).


Pada 22 Juli 2011, Anna mengadukan Ruhut ke Badan Kehormatan DPR. Kubu Anna membawa alat bukti pelanggaran mantan advokat itu, yakni catatan sipil pernikahan Ruhut dan Anna, termasuk dokumentasi pernikahan adat. Anna juga sudah membawa kasus itu ke Bareskrim Mabes Polri.

Berkali-kali Anna membeberkan bahwa ketika menikahi Diana Leovita (istri keduanya), Ruhut memalsukan seluruh dokumen. Di antaranya, surat keterangan belum menikah atas nama pribadi. Padahal, pada bulan Juni 1998 Anna mengaku sudah menikah dengan Ruhut Sitompul di Sydney, Australia dan selanjutnya disahkan secara adat Batak pada tahun 2001. Dalam pesta adat tersebut Anna mendapatkan marga Tobing sehingga menjadi Anna boru Tobing.

Bahkan, Anna mengaku, pada tanggal 20 Januari 1991 keduanya sudah mendapatkan anak laki-laki dari Ruhut yang bernama Christian. Namun sejak 2 Januari 2008, Ruhut Sitompul tidak pulang sama sekali ke rumah dan telah mengabaikan anak-istri. Baru diketahui kemudian, ternyata Ruhut mempunyai wanita lain yang bernama Diana Leovita pada 17 Juni 2007.

Sementara Ruhut Sitompul selalu santai menanggapi laporan perempuan malang itu terhadap dirinya.[ald]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya