Berita

Maria Eva

Blitz

Maria Eva, Kembali Menjanda

RABU, 08 FEBRUARI 2012 | 09:07 WIB

RMOL. Proses perceraian sejak enam bulan lalu. Masalahnya gara-gara sering berantem.

Masih ingat Maria Eva? Ya, pe­dangdut dan bintang film ini sempat bikin geger gara-gara video mesumnya dengan po­litisi Senayan Yahya Zaini. Kini Maria muncul lahgi membawa  ka­bar tak sedap. Ia mengaku sudah ber­cerai dengan suaminya,  pengusaha minyak Raymond Siregar. Namun Maria tak mau mengungkap jelas kapan persisnya ia bercerai.

“Dia bukan jodohku,” ujarnya sing­­kat saat dihubungi Surya, kemarin.

Bahtera rumah tangga yang di­bangun tiga tahun lalu itu harus berakhir pahit. Menurut Maria,  per­ceraiannya bukan karena ada per­selingkuhan. “Ada perbedaan ke­ya­kinan yang cukup prinsip,” ki­lahnya penuh misteri.

Penyanyi yang baru merilis album baru bulan November 2011 itu eng­gan membeber kemelut ru­mah tang­ganya. Pelantun Pelangi Sen­ja ini cuma bilang, biduk rumah tang­ga­nya goyang sejak enam bulan lalu.

Sebelumnya, Maria masih ra­gu untuk bercerai atau tidak. Apalagi, menyandang status janda bukanlah hal yang dia inginkan.

“Kalau cerai kan masih ada taha­pan-tahapannya. Mungkin tadinya kabar ini cuma gosip-gosip biasa yang berkembang jadi rumor dan malah jadi kebenaran,” terangnya.

Cuma empat bulan kenalan de­ngan Raymond, Maria mantap di­nikahi pada 20 Januari 2008. Kala itu, ia janji komit terhadap pernika­han dan mengurangi aktivi­tas hi­buran. Ia memilih hidup ber­sama suami dan anak-anak di Singapura.

Berhubung sudah berstatus janda, Maria mengaku kini lebih fokus ke bisnis untuk menopang kebutuhan hidupnya sehari-hari.

“Saiki golek duit, rondo anyaran yoo! (Sekarang lagi cari uang, janda baru ya),” cetusnya sambil tertawa.

Belakangan ini dia sibuk mondar mandir Jakarta-Kuala Lumpur. Pa­salnya, perusahaan yang menem­patkannya sebagai direktur itu ber­kantor di negeri jiran tersebut.

“Beberapa bulan ini hidupku ber­ubah. Aku sendiri sampai kaget. Allah memang ajaib,” ujarnya bersyukur.

Yang menarik, di perusahaan itu hanya dia seorang dari Indonesia. Lainnya dari India, Arab dan se­jumlah negara lain termasuk tentu dari Malaysia. Sebelum jadi di­rektur, awalnya dia adalah member dari perusahaan investasi tersebut. Berkat aktivitasnya yang dinilai po­sitif bagi pengembangan peru­sa­haan, akhir­nya Sarjana Ekonomi Universitas Krisna Dwipayana, Ja­karta ini pun masuk di jajaran direksi.

Mengincar Sultan Malaysia? Sentilan itu disambut tawa ibu satu anak ini. “Amiin....,” selorohnya.

Sekadar informasi, waktu ter­sandung skandal video mesum de­ngan Yahya, Maria masih sebagi is­tri sah Koh San, meski akhirnya ber­cerai pada awal 2007. Rekaman yang dibuat dengan kamera hand­phone milik Merry itu, diduga di­sebarkan sendiri olehnya setelah Maria dikecewakan Yahya. Keke­cewaan tersebut di antaranya, tidak adanya kesempatan baginya untuk menjadi istri Yahya secara sah.

Maria sempat dituduh memeras oleh Sarmilla, istri Yahya saat itu. Tapi Maria membela diri perzi­na­hannya dengan Yahya atas dasar suka sama suka. Bahkan ia dipaksa untuk melakukan aborsi oleh Yahya saat dipastikan positif hamil. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya