Berita

max sopacua

Max Sopacua: Terimakasih LSI, Dalam Dua Tahun Demokrat Kembali Jaya

SELASA, 07 FEBRUARI 2012 | 13:04 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Partai Demokrat yakin, dengan waktu dua tahun cukup untuk membangkitkan lagi popularitasnya yang ambruk. Demokrat juga merasa berterimakasih karena sudah diingatkan lewat riset Lingkaran Survei Indonesia.

"Kami punya waktu dua tahun untuk membenahi dan melakukan konsolidasi ke daerah," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua, kepada wartawan di gedung Nusantara II DPR, Selasa (7/2).

Dia yakin Demokrat akan kembali ke posisi semula seperti di Pemilu 2009. Max tegaskan. Demokrat tidak akan dikalahkan partai lain di Pemilu 2014.


"Kami akan tetap berterima kasih kepada pihak LSI. Kami akan bekerja lebih giat untuk membenahi kasus ini," ujarnya.

Dukungan rakyat ke Partai Demokrat saat ini hanya tersisa 13,7 persen. Hal itu diketahui dari hasil suvei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan dari tanggal 21 Januari sampai 2 Februari .

Angka itu di bawah PDI Perjuangan sebesar 14,2 persen dan Golkar 18,9 persen. Di bulan Juni 2011, Golkar sudah mengalahkan Demokrat tapi selisihnya hanya 3 persen.

"Februari 2012, Golkar sudah melampui Demokrat di atas 5 persen bahkan PDI Perjuangan juga melampui Demokrat," ujar peneliti LSI Barkah Patimahu kepada wartawan di kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (5/2).[ald]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya