Berita

gamawan fauzi

Dicecar DPR, Gamawan Fauzi Umbar Janji Lagi

SENIN, 30 JANUARI 2012 | 11:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Komisi II DPR yang dipimpin Agun Gunanjar dari Fraksi Golkar, mengadakan rapat kerja dengan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Ada dua agenda yang dibahas dalam rapat, yaitu evaluasi proses penerbitan KTP elektronik (e-KTP) dan evaluasi Pilkada 2011.

Dalam paparan Gamawan Fauzi, dalam program e-KTP pada tahun 2010 pemutakhiran data sudah selesai dilaksanakan, dan pada 2011 dilaksanakan penentuan Nomor Induk Penduduk (NIK). Kini masih ada 172 Kabupaten/Kota yang belum terselesaikan.

"Paling lambat program e-KTP selesai April 2012 di 172 Kabupaten Kota," papar Gamawan di ruang rapat Komisi II DPR, Jakarta, Senin (30/1).


Dia juga mengatakan, penghambat jalannya program e-KTP adalah karena proses pelelangan dan penandatanganan kontrak.

Sebelumnya anggota Komisi II DPR, Yan Herizal, ketika diwawancara mengatakan, target Kemendagri untuk mencapai jumlah 59 juta e-KTP pada akhir tahun 2011 ternyata jauh panggang dari api.

Menurutnya, pemerintah kurang memperhatikan beberapa hambatan dalam pelaksanaan pembuatan e-KTP, sehingga tidak mampu mencapai target awal yang dibuatnya sendiri. Mereka mengabaikan beberapa hal, seperti lambatnya proses pengadaan mesin pemindai, ketersediaan unit mesin yang hanya dua buah di setiap kecamatan, keterbatasan SDM, dan cenderung menyamaratakan semua kondisi daerah.

Sedari awal komisi II memang getol mendorong percepatan program pembuatan e-KTP selesai paling lambat pada akhir tahun 2012. Mengingat e-KTP amat berguna untuk menciptakan sistem tertib dalam administrasi kependudukan, menjalankan monitoring keamanan, dan berguna sebagai data base pemilih dalam Pemilu dan Pemilukada di seluruh Indonesia.[ald]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya