Berita

Zumi Zola dan Peni Farnita

Blitz

Zumi Zola, Stres, Pergi Berobat Ke Eropa

SENIN, 30 JANUARI 2012 | 09:00 WIB

RMOL. Bernaldi Kadir Djemat tak mau di­bilang omdo alias omong doang terkait laporan tuduhan per­selingkuhan antara istrinya, Peni Farnita dan Zumi Zola.

“Ini bukan main-main. Langsung de­ngan laporan dugaan perzinahan. Apa pan­tas seorang teman melakukan phone sex dan melihatkan gambar kema­luan­nya. Apa pantas ini sahabatan?” ungkap kuasa hukum Bernaldi, Humphrey Djemat ke­pada Rakyat Merdeka di Jakarta, akhir pekan lalu.

Kecurigaan hubungan gelap antara Farnita dan Zumi mulai tercium sejak Mei 2011, saat istri Bernaldi itu pamit un­tuk ke pergi ke Jambi bersama orangtua dan anaknya.

 â€œHari pertama mereka nginep di hotel. Kamar ada tiga, kamar pembantu dan kamar dua di atas. Anak saya ditaruh di kamar pembantu. Anak saya cerita selama di sana dia pergi sama Om Zumi Zola,” ujar Bernaldi.

Farnita mulai panik saat Bernaldi me­meriksa BBM (BlackBerry Mes­senger) di BB-nya. Bernaldi bersikukuh me­ngambil HP tersebut untuk menunggu balasan dari Zumi Zola. Benar saja, jawaban yang ditunggu datang dan sangat mengejutkan.

“Pas saya lihat ada BBM dia kirim foto lengkap dengan seragam bu­patinya. Dia (Farnita) bilang susah nggak dif**k-nya. Kayak diminta menilai begitu,” jelasnya.

Stres digoyang isu selingkuh dan zina dengan Farnita, Bupati Tajung Jabung Jambi ini kabarnya ke luar negeri. Ala­sannya, cek kesehatan.

“Zumi Zola di Eropa. Belum tahu ka­pan pulang. Dia terganggu sekali dengan isu perzinahan,” beber sumber kepada Rakyat Merdeka, akhir pekan lalu.

Karena itu, ayah Zumi Zola, Zulkifli Nurdin ikut turun tangan. Bekas Gu­bernur Jambi itu langsung menggan­deng penga­cara dan konsultan hukum. Mereka mem­bantah semua tuduhan Bernaldi dan akan menuntut balik atas pencemaran nama baik.

Secara resmi mereka mengeluarkan tujuh poin pernyataan terkait tindakan yang telah dilakukan oleh Bernaldi Kadir Djemat. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya