Berita

Shinta Bachir

Blitz

Shinta Bachir, Diajak Damai Eks Kapolda

SELASA, 24 JANUARI 2012 | 09:57 WIB

RMOL. Shinta Bachir ditelepon bekas Kapolda yang mengancam akan membunuhnya. Katanya, sang jenderal mengajak dia berdamai. Namun, Shinta mengaku tetap waspada.

Ditemui di kantor pengacaranya, Achmad Rifai di Jakarta, Minggu (22/1), bintang film Suster Keramas itu me­nya­takan, sang jenderal menghu­bu­nginya.

   “Be­liau menelpon saya, akan me­nye­lesaikan masalah ini secara ke­keluargaan. Saya pribadi masih ada rasa ta­kut dan saya tetap waspada. Karena yang neror saya ini bukan sembarangan orang, ma­kanya saya tetap waspada,” ujarnya.

Menurut Shinta, sampai saat ini pi­haknya masih menunggu untuk bertemu langsung dengan sang jenderal.  Jika tak ada kesepakatan, Shinta akan tetap mem­polisikan jenderal tersebut.

“Kami belum menentukan sikap akan bagaimana. Ini kan baru permintaan dari sana, kita belum lihat keseriusan. Kalau nantinya berubah kan percuma juga. Kita nggak bisa menyimpulkan kasus ini ber­henti atau tidak,” jelas Achmad Rifai.

Sayangnya, Shinta maupun penga­caranya belum mau mengungkapkan iden­titas eks Kapolda itu.

Belum lama ini, sempat beredar kabar Shinta Bachir sudah menikah siri dengan eks Kapolda Metro Jaya tersebut. Saat dikonfirmasi, Shinta belum mau meng­ungkapkannya. “Saya tidak bisa men­jawab sekarang,” katanya.

Shinta hanya mengaku hubungannya dengan sang jenderal berjalan selama dua tahun. Mereka terakhir berhubungan pada November 2011. “Yang jelas saya ada hu­bungan sangat dekat,” ucapnya.

Kepada Rakyat Merdeka, Ahmad Rifai juga membantah tuduhan bahwa Shinta ingin memeras sang jenderal.   

“Tidak mungkin, apa maksudnya? Nggak mungkin lah, ini yang mengancam sudah jelas si eks Kapolda Metro,” ka­tanya, akhir pekan lalu.

Dia menjanjikan, identitas pasti si eks Kapolda akan dibuka. Tapi menunggu pe­ngumpulan bukti-bukti yang kuat. “Kita pasti akan ungkap,” ke­litnya.

Sejak sebulan lalu, eks Kapolda itu mulai melancarkan ancaman kepada Shinta. Karena itu, rencananya hari ini Shinta akan secara resmi melaporkan ancaman pembunuhan itu ke pihak Ke­polisian. “Sekarang kita masih mem­pe­lajari ancaman tersebut di SMS. Rabu kita akan laporkan ke kepolisian,” kata Rifai.

Dihubungi terpisah, pihak Polda Metro Jaya memper­silakan Shinta Bachir untuk segera melaporkan ancaman tersebut.

 â€œSetiap laporan tentu akan kita tindak lanjuti,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto saat dihubungi Rakyat Merdeka.

 Ia pun berjanji akan menindak tegas pengancam tersebut. Tak peduli itu eks Kapolda. “Kita tentu akan me­ne­ri­ma siapa pun yang melapor karena itu hak masyarakat apabila mendapat an­caman,” ucap Rikwanto. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya