Berita

hugo chavez/ist

Chavez Bantah Menterinya Gembong Narkotik

SABTU, 07 JANUARI 2012 | 11:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Pengangkatan Jenderal Rangel Henry Silva sebagai Menteri Pertahanan Venezuela mendapat protes keras dari musuh ideologis negara sosialis itu, Amerika Serikat. Negeri Paman Sam menggambarkan sosok Henry Silva sebagai gembong narkoba karena pernah tersangkut kasus penyelundupan kokain dari Kolombia.

Presiden Hugo Chavez langsung menepis tuduhan pemerintah Barack Obama tersebut. Menurutnya,selama menjadi prajurit, Henry Silva memiliki catatan yang sangat baik dan dengan alasan tersebut Chavez mengangkatnya sebagai Menteri Pertahanan.

Chavez juga menambahkan bahwa pemerintahnya telah menginventasikan jutaan dolar AS untuk memberantas gembong narkoba di negaranya, jadi tidak mungkin ia memilih gembong narkoba sebagai Menteri Pertahanan sebagaimana dituduhkan Amerika Serikat.


"Dia prajurit yang baik, rendah hati, dan juga pejuang bagi orang banyak. Hari ini saya menunjuk dia sebagai menteri pertahanan baru Republik," kata Chavez, seperti dikutip Reuters (Sabtu, 7/1).

Amerika Serikat mengeluarkan tuduhan berdasarkan data pada tahun 2008, dimana saat itu Departemen Keuangan AS menuduh Rangel dan seorang lagi perwira tinggi Venezuela telah membantu kegiatan perdagangan narkotika pemberontak FARC Kolombia.

Venezuela dan Kolombia adalah dua negara yang berbatasan langsung. Sementara, Venezuela tidak punya kerjasama dengan AS dalam operasi pemberantasan peredaran narkoba karena alasan kecurigaan intelijen.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya