Berita

nudirman munir/ist

Nudirman Munir: Nunun Harus Dilindungi dan Dijanjikan Hukuman Ringan

SELASA, 03 JANUARI 2012 | 12:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Usul supaya Nunun Nurbaeti dijamin perlindungan hukum dan peringanan hukuman menggelinding. Jaminan itu diperlukan agar Nunun bersedia membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas kasus suap DPR yang diduga kuat melibatkan mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda Goeltom.

"Nunun harus dilindungi. Kalau dia mau bongkar, dia harus dilindungi. Kalau perlu dijaga rumahnya pakai panser," kata politis Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, Nudirman Munir, di gedung DPR, Jakarta, (3/1).

Bukan terhadap istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun itu saja. Menurutnya, semua pelaku kejahatan yang mau membuka jaringan kejahatan yang lebih besar memang pantas diberikan jaminan perlindungan dan peringaman hukuman. Tidak terkecuali mantan Bendaha Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dalam kasus Wisma Atlet Palembang.


"Kenapa kepada Agus Condro diperlakukan begitu sehingga banyak anggota DPR kena, kenapa terhadap Nunun tidak, terhadap Nazaruddin tidak, Gayus Tambunan tidak, dan yang lain-lain tidak," gugatnya.
 
Selanjutnya dia menilai, dari kesan diskriminasi kasus itulah tercermin ketidakseriusan pemerintah dalam memberantas kasus korupsi.

"Disitulah kita tahu bahwa pemerintah tidak sungguh-sungguh dalam hal pemberantasan korupsi," tegasnya.[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya