Berita

andi arief

CENTURYGATE

Andi Arief: Pedang Ketua KPK untuk Rekening MT

JUMAT, 30 DESEMBER 2011 | 22:28 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Andi Arief bergeming menghadapi kritik yang ditujukan kepada dirinya karena ikut mengomentari perjalanan megaskandal danatalangan Bank Century.

Menurut Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) itu, jauh lebih baik menagih janji pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengatakan tak segan menghunus pedang walaupun yang terkena adalah saudara kandung sendiri.

“Ini janji yang perlu kita support,” ujar Andi Arief kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat malam (30/12).

Andi kembali mengatakan bahwa kasus LC bodong milik salah seorang inisiator Panitia Khusus Kasus Century di DPR, Muhammad Misbakhun dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sudah final.

“Dia terpidana kasus pemalsuan dokumen LC Century. Saya tidak tahu mengapa orang yang sudah memalsukan dokumen tidak segera dijerat dengan UU kejahatan perbankan. Hal itu kita serahkan ke Kepolisian,” katanya.

Namun yang jelas, sambung Andi Arief, keterangan Misbakhun sangat diperlukan KPK untuk mengurai kasus Century secara utuh. Masih banyak hal yang perlu ditanyakan kepada Misbakhun, termasuk mengapa tak melaporkan harta kekayaan ke KPK, soal kepemilikan saham di PT SPI.

Abraham Samad, ketua KPK yang baru, menurut Andi Arief akan menjadi pemain “pedang” yang handal bila mampu mengurai rekening-rekening aneh di sekitar kasus Century, termasuk rekening atas nama berinisial MT.

Dari hasil investigasi Andi, rekening ini milik pejabat tinggi yang terkait pajak sebuah perusahaan besar yang berkolaborasi dengan petinggi partai tertentu.

“Pedang Ketua KPK bisa mengurai rekening atas nama MT ini. Kalau ketua KPK tidak mampu mengurainya, sebaiknya mengundurkan diri saja,” demikian Andi Arief serius. [guh]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya