Berita

ilustrasi

Masyarakat Bakar Kantor Camat karena Bupati Bima Mangkir

KAMIS, 29 DESEMBER 2011 | 16:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Masyarakat Lambu, Bima, Nusa Tenggara Barat, sebenarnya sudah lama mempersoalkan aktivitas pertambangan PT Sumber Mineral Nusantara, yang beroperasi di kawasan tersebut. Tapi, permintaan masyarakat agar Surat Keputusan Bupati 188/2010 tentang Izin Usaha Pertambangan perusahaan dicabut itu tak kunjung ditanggapi.

"Februari 2011, kita mempertanyakan aktivitas PT SMN. Camat Lambu bilang akan membantu mempertemukan masyarakat dengan Bupati. Kami diarahkan ke kantor Camat. Setelah menunggu berjam-jam, Camat bilang Bupati tidak bisa hadir," kata jurubicara masyarakat Bima, Delian Lubis.

Delian Lubis mengungkapkan hal tersebut saat mengadu ke Fraksi PDI Perjuangan di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 29/12). Mereka diterima politikus partai berlambang kepala banteng itu, antaranya Achmad Basyarah, Trimedya Panjaitan, TB Hasanuddin, Nurdin dan Sayet Muhammmad.


Mendengar pernyataan sang Camat, lanjut Lubis, masyarakat pun kecewa dan mendorong-dorong pintu kantor Camat tersebut. Tapi, saat itu, masyarakat dihadapkan kepada kelompok preman yang dimobilisasi. "Terdengar letusan senjata polisi. Masyarakat marah, terjadilah pembakaran kantor Camat," jelasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya