ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Seorang aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) tewas ditembak polisi saat menggelar aksi demonstrasi di Kabupaten Bima, Nusantara Tenggara Barat (NTB).
Menurut Ketua Umum Pimpinan Cabang IMM Bima, Irman, aksi ini adalah penolakan terhadap pendirian tambang mangan di Sape dan di Lambu, Bima. Anshari tewas tertembak saat aparat polisi mencoba membubarkan massa yang memblokir pelabuhan yang menjadi akses bagi pembangunan penambangan mangan tersebut.
"Sekitar pukul 09.00 WIB Ansari tewas tertembak," kata Irman kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 24/12).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 20:09
Selasa, 28 April 2026 | 20:06
Selasa, 28 April 2026 | 20:02
Selasa, 28 April 2026 | 20:01
Selasa, 28 April 2026 | 19:59
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:44
Selasa, 28 April 2026 | 19:42
Selasa, 28 April 2026 | 19:34