Berita

marzuki alie/ist

CENTURYGATE

Mungkinkah BPK Diintervensi?

JUMAT, 23 DESEMBER 2011 | 21:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Sementara kalangan meragukan kredibilitas hasil audit forensik Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap bailout Bank Century.

Audit ini dinilai masuk angin karena BPK hanya mengungkap ada aliran dana ke PT MNP penerbit koran milik partai tertentu saja pada periode 2006-2009 senilai Rp 100,95 miliar. Rumor soal adanya transaksi milik pejabat BI juga samar.

Soal dugaan ini, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie memastikan akan menanyakan langsung ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).


"Mengenai keraguan beberapa pihak seperti Bamsat (Bambang Soesatyo) yang meragukan kredibilitas BPK dalam audit forensik, saya akan tegaskan dan tanyakan kepada BPK, apakah dalam melakukan tugas-tugasnya, mereka diintervensi oleh kekuatan tertentu sehingga BPK takut," kata Marzuki yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina (Wanbin) Partai Demokrat melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat (23/12).

Kalau benar, imbuh Marzuki, maka BPK harus ungkapkan siapa yang mengintervensi.

"Kalau ternyata tidak ada yang intervensi, maka BPK juga harus menjelaskan sekaligus menuntut orang yang telah melakukan tudingan tanpa dasar. Ini karena telah merusak kredibilitas BPK. Orang-orang ini hanya bisa menuding tanpa dasar dan hanya mencari-cari popularitas murahan," demikian Marzuki Alie. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya