Berita

ist

DPR dan Presiden SBY Telah Melalaikan Kewajiban Konstitusional

KAMIS, 22 DESEMBER 2011 | 21:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. DPR dan Presiden SBY dinilai telah melalaikan kewajiban konstitusionalnya karena sampai sekarang belum juga merampungkan undang-undang tentang keistimewaan provinsi Yogyakarta. Padahal, rancangan undang-undangnya sudah ada sejak lama.
 
Penilaian itu disampaikan pakar hukum tata negara, Irman Putra Sidin dalam diskusi bertajuk "Mau Dibawa Kemana RUUK DIY?" di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 22/12).

"RUU menyangkut keistimewaan ini sangat dibutuhkan masyarakat," kata Irman.


Irman mempertanyakan komitmen DPR dan Presiden yang tidak segera merampungkan proses legilsasi terhadap undang-undang tersebut. Kalau terhadap daerah istimewa seperti Yogya saja DPR dan Presdien mengacuhkan prosesnya, kata Irman, apalagi terhadap daerah yang biasa.

"Ini kan sudah diakui sebagai daerah istimewa, tapi masa depannya dikatung-katungkan. DPR dan Presiden bisa kita anggap telah lalai untuk mengakui dan menghormati kekhususan sebuah daerah," imbuh Irman.
 
Irman menegaskan, proses yang demikian tentu sangatlah tidak sehat bagi proses bernegara kita. Seluruh daerah merupakan pemilik republik ini.

"Persoalan ini sudah selesai, karena konstitusi mengakui ada daerah khusus dan istimewa. Tidak harus diperdebatkan lagi bagaimana pengisian jabatannya, mau melalui Pemilu atau bagaimana. Kekhususan itu kan membuatnya diatur berbeda dengan daerah lain, tidak perlu disamakan," tandasnya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya