Berita

ilustrasi/ist

Iran Sangkal Dibantu Rusia dalam Menjatuhkan Pesawat AS

MINGGU, 18 DESEMBER 2011 | 19:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Pernyataan kontroversi dari mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB John Bolton yang menyatakan bahwa keberhasilan Iran dalam menjatuhkan pesawat tanpa awak milik AS tak lepas dari campur tangan Rusia dibantah oleh Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi.

Menurut Salehi, tidak ada pihak luar yang membantu Iran dalam mengendalikan pesawat tanpa awak milik AS. Iran mengendalikan pesawat mata-mata AS tersebut dengan teknologi yang dimiliki oleh militer Iran dan tidak ada campur tangan Rusia.

"Terserah, apakah AS akan mengakui atau tidak. Pasukan Iran yang mengendalikan pesawat hingga pesawat itu jatuh, dan untuk saat ini, Iran adalah pemilik pesawat itu," ujar Salehi, seperti dikutip kantor berita Kuwait KUNA (Minggu, 18/12).


Penyebab jatuhnya pesawat tak berawak tipe RQ-170 Sentinel milik AS di Iran hingga saat ini masih menjadi kontroversi. Pasalnya, AS secara gencar menyebutkan bahwa pesawat mereka jatuh karena adanya kesalahan teknis dalam sistem pengendali pesawat.

Sedangkan pihak Iran juga tak mau kalah dengan mengklaim kemenangannya atas keberhasilan teknologi mereka dalam mengendalikan pesawat Amerika yang memasuki perbatasan Iran. Dan atas pelanggaran batas wilayah, Iran menuntut kepada PBB untuk mengutuk perbuatan AS yang telah melanggar batas wilayah negaranya tersebut. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya