ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Sehari setelah delapan orang tewas saat berunjuk rasa di gedung parlemen, para demonstran Mesir kembali bentrok dengan pasukan keamanan.
Massa melempari polisi anti huru hara dengan batu karena memblokir jalan di sekitar gedung parlemen dengan kawat berduri. Polisi merespon serangan massa dengan meriam air.
Para pengunjuk rasa mendesak agar ada pengalihan kekuasaan secepatnya ke tangan sipil di Mesir. Demonstran juga meminta agar Dewan Agung Militer yang tengah memerintah Mesir saat ini segera menunjuk perdana menteri baru. Namun di sisi lain, Perdana Menteri Mesir Kamal el Ganzouri justru merespon tindakan ini sebagai serangan bagi jalannya revolusi di negara itu.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 20:09
Selasa, 28 April 2026 | 20:06
Selasa, 28 April 2026 | 20:02
Selasa, 28 April 2026 | 20:01
Selasa, 28 April 2026 | 19:59
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:44
Selasa, 28 April 2026 | 19:42
Selasa, 28 April 2026 | 19:34