ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Amerika Serikat mencabut sebagian besar sanksi kepada Libya tepat hari Jumat (16/12) waktu setempat. Hal tersebut dilakukan AS sebagai pengakuan atas transisi politik di negara tersebut. Tapi, negara adikuasa itu masih membekukan aset mantan pemimpin Libya almarhum Kolonel Moamar Khadafi.
"Hari ini setelah melakukan konsultasi dengan pemerintah baru Libya, Amerika Serikat mencabut sebagian besar sanksi atas Pemerintah Libya sebagai komitmen AS kepada rakyat Libya," demikian Gedung Putih.
Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita BBC, pemerintahan Obama juga menyatakan bahwa pihaknya siap menyediakan bantuan teknis yang dibutuhkan Libya untuk membebaskan aset secepat mungkin. Gedung Putih juga menjelaskan, Dewan Keamanan PBB juga akan mencabut sanksi atas bank sentral Libya dan salah satu bank investasi asing di negara itu dalam usaha memenuhi kebutuhan dana tunai.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 20:09
Selasa, 28 April 2026 | 20:06
Selasa, 28 April 2026 | 20:02
Selasa, 28 April 2026 | 20:01
Selasa, 28 April 2026 | 19:59
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:44
Selasa, 28 April 2026 | 19:42
Selasa, 28 April 2026 | 19:34