Berita

RAMALAN GEMPA SUMATERA

Andi Arief: Jangan Panik, Ramalan Gempa Bukan Hal Baru

SELASA, 13 DESEMBER 2011 | 17:55 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Ramalan atau prediksi gempa seperti yang disampaikan NextEarthquake.Com bukanlah hal baru. Dengan demikian masyarakat diminta agar tidak panik. NextEarthquake.Com yang diasuh entomologi dari Universitas Illinois, DR. RJ Robersts Ph.D, meramalkan sejumlah titik Pulau Sumatera akan mengalami gempa berkekuatan 7 Skala Richter dalam waktu dekat, tiga hari sebelum atau tiga hari sesudah 20 Desember mendatang.

Tiga titik di Sumatera yang diramalkan situs itu akan mengalami gempa adalah sebuah wilayah sekitar 500 kilometer dari Medan. Di titik ini diperkirakan akan terjadi gempa berkekuatan sekitar 4,5 sampai 6,5 SR. Lalu, sebuah wilayah sekitar 350 kilometer dari Bengkulu Utara yang diperkirakan akan mengalami gempa juga dengan kekuatan antara 4,5 hingga 6,5 SR. Terakhir kawasan di Selat Sunda yang diperkirakan menggalami gempa berkekuatan antara 5,0 sampai 7,0 SR.

"Masyarakat diimbau tidak perlu panik. Apa yang dirilis oleh DR. RJ Robert Ph.D bukan hal baru, walaupun informasinya menjadi penting karena ada perkiraan waktu terjadinya," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam, Andi Arief, seperti dikutip salah seorang asistennya, Cand Doktor Basroni.

Menurut Basroni, hingga hari ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi waktu gempa secara tepat. Namun demikian, masyarakat diminta tetao tetapwaspada terhadap potensi bencana alam termasuk gempa.

Selain Mentawai, Selat Sunda, selatan Jawa sampai Bali adalah daerah-daerah yang berpotensi megathrust karena memasuki siklusnya. Geotek LIPI seperti juga memiliki pemantauan GPS di puluhan titik di pantai barat Sumatera. BMKG juga sudah keluarkan warning untuk selatan Jawa, juga BNPB. Bahkan dua bulan lalu BMKG menjadi host drilling Tsunami sepanjang samudera hindia. PVMBG juga sedang hadapi kesiap siagaan terhadap naiknya atifitas lebih 20 gunung api di Indonesia yang juga berhub erat dengan aktifitas tektonik.

"Peningkatan kewaspadaan adalah faktor penting. Pemda dan BPBD seperti yang dicontohkan Pusdalops BPBD Sumbar selalu meningkatkan kewaspadaan. Ini patut diapresiasi," sambungnya.

"Gempa dan tsunami bukan untuk ditakuti, tapi untuk dihadapi dengan teknologi termasuk dengan budaya mitigasi," tutup Basroni. [guh]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya