Berita

Olahraga

Meski Kalah Telak dari Barca, Mou Nilai Madrid Belum Gagal

MINGGU, 11 DESEMBER 2011 | 14:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Real Madrid memang harus mengakui keunggulan Barcelona di Santiago Bernabeu Minggu (11/12) dinihari tadi. Atas kekalahan 3-1 melawan Barca ini, Real Madrid harus rela singgasananya di rebut Barcelona. Saat ini Barca berada diposisi puncak klasemen sementara dengan poin 37, sama dengan Real Madrid namun Barca unggul selisih gol.

Namun demikian, pelatih Madrid Jose Mourinho menilai timnya belum gagal dalam meraih gelar juara Liga Spanyol. Masih menurut Mou, meski memiliki poin sama El Real masih memiliki sisa satu pertandingan lagi.

"Saya rasa kami belum gagal, Anda harus menilai itu di akhir musim nanti. Kami masih mengumpulkan poin yang sama dengan Barca dan masih menyisakan satu pertandingan lagi. Lawan kami selanjutnya adalah Sevilla dan kami harus melupakan kekalahan ini dan kembali ke jalur kemenangan," ujar pelatih yang pernah menukangi Chelsea dan Inter Milan tersebut sebagaimana dikutip Tribalfootball (Minggu, 11/12)


Pelatih asal Portugal tersebut juga menyatakan bahwa kekalahan yang diderita timnya hanya faktor nasib dan keberuntungan saja dan bukan karena kalah teknik bermain.

"Kami kalah bukan karena tehnik permainan mereka lebih baik. Kami unggul lebih dulu gagal menambah keunggulan. Mereka justru baru bisa unggul setelah terjadi gol bunuh diri," ujar Mourinho

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Lionel Messi seharusnya diganjar kartu merah oleh wasit saat melanggar Xabi Alonso. Namun, wasit hanya mengganjarnya dengan kartu kuning saja.

"Saya rasa Messi seharusnya mendapatkan kartu merah, tapi hanya diganjar kartu kuning. Saya tidak mau menyalahkan wasit karena saya ingin melihat rekaman kejadian dengan lebih jelas. Jadi saya belum bisa berkomentar lebih banyak tentang hal itu," tutup Mourinho.[arp]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya