Berita

Newt Gingrich/ist

Dunia

Gingrich: Dalam Sejarah Dunia Tidak Pernah Ada Bangsa Palestina

SABTU, 10 DESEMBER 2011 | 12:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Demi menambah popularitas, pernyataan kontroversial keluar dari mulut calon presiden Amerika Serikat asal Partai Republik, Newt Gingrich. Dia menyatakan bahwa orang Palestina adalah sebuah bangsa yang "ditemukan" dan ingin menghancurkan Israel.

Dalam sebuah stasiun televisi kabel Jewish Channel, Gingrich mengatakan pendapatnya itu berdasarkan sejarah dunia yang tidak pernah menyebutkan eksistensi sebuah bangsa atau negara bernama Palestina.

"Ingatlah, pada masa lalu tak ada Palestina sebagai negara. Itu adalah bagian dari kekhalifahan Usmaniyah (Ottoman) sampai awal abad ke-20. Saya kira kita menghadapi bangsa Palestina yang dibuat, yang pada kenyataannya adalah orang Arab, dan secara sejarah adalah bagian dari masyarakat Arab," ujar Gingrich dalam televisi tersebut sebagaimana dikutip media Israel, Haaretz (Sabtu, 10/12).


Pernyataan Gingrich ini jelas bertentangan dengan kebijakan resmi AS yang menghormati Palestina sebagai satu bangsa yang layak memiliki negara mereka sendiri berdasarkan perundingan dengan Israel.

Pernyataan mantan Ketua Majelis Permusyawaratan AS ini mengindikasikan bahwa dirinya akan memihak kepada Israel, apabila terpilih pada pemilihan presiden November 2012 nanti. Pernyataan ini juga merupakan bentuk untuk menarik simpati dari kelompok Yahudi di AS.

Gingrich kini menempati posisi puncak sebagai calon dari Partai Republik guna menantang Presiden Barack Obama dari Demokrat dalam pemilihan umum presiden AS November tahun depan.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya