Berita

pertamina/ist

KPK Pastikan akan Garap Kasus Depo BBM Balaraja

KAMIS, 08 DESEMBER 2011 | 19:17 WIB | LAPORAN:

RMOL. Sementara pihak mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil alih kasus Depo BBM Balaraja. Salah satu yang mendorong hal itu adalah mantan Jurubicara Gus Dur, Adhie Massardi. Selain Adhie, anggota Komisi III DPR asal Partai Golkar, Bambang Soesatyo juga meminta KPK menyerobot kasus ini.

Lalu bagaimana komentar KPK soal hal ini?
Rakyat Merdeka Online di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (8/12) mengatakan bahwa pihaknya akan menggarap kasus ini. Namun, hal itu akan dilakukan jika ada aduan dari masyarakat soal kasus ini.

"Ya, kalau ada aduan kita pasti akan lakukan penyelidikan. Tapi saat ini kami belum dapat pengaduan, kan harus ada pengaduan dulu," kata Johan.

Soal permintaan supervisi kasus ini, karena saat ini kasus ini sudah ditangani Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Agung, Johan menjawabnya dengan mengambang. Ia meminta kedua institusi menyelesaikan kasus tersebut, karena merupakan tanggung jawab mereka.

Soal permintaan supervisi kasus ini, karena saat ini kasus ini sudah ditangani Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Agung, Johan menjawabnya dengan mengambang. Ia meminta kedua institusi menyelesaikan kasus tersebut, karena merupakan tanggung jawab mereka.

"Kalau itu sudah ditangani oleh Kepolisian dan Kejaksaan Agung ya berarti itu tanggungjawab mereka," imbuhnya.

Kalau memang tetap deadlock, baru KPK akan turun tangan menangani kasus yang melibatkan Sandiaga Uno ini.[arp]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya