Berita

saleh daulay/ist

Pansus Haji juga Harus Usut Aspek Keuangan

SELASA, 06 DESEMBER 2011 | 11:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Buruknya pelayanan dalam pelaksanaan ibadah haji oleh pemerintah selama dinilai tidak berbanding lurus dengan biaya yang dikeluarkan oleh setiap jamaah haji Indonesia.

"Padahal, dengan biaya yang cukup mahal, sudah selayaknya jamaah haji kita mendapat pelayanan terbaik. Tapi sayang, itu hanya masih berkutat pada harapan-harapan saja," kata Ketua Umum PP. Pemuda Muhammadiyah, Saleh P. Daulay, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 6/12).

Tapi, diingatkan, buruknya pelayanan tersebut dituding karena adanya pembiaran dari DPR, sebagai lembaga pengawas. Karena itu, DPR didukung membentuk Pansus Haji untuk menyelidiki dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan ibadah haji.


Tapi, Saleh menambahkan, bila Pansus Haji terbentuk, tugasnya tidak hanya mengusut persoalan kejanggalan yang terdapat dalam bidang pelayanan, tetapi lebih jauh dari itu harus menyentuh aspek pertanggungjawaban keuangan.

"Pertanggungjawaban keuangan juga sangat penting. Bayangkan, banyak jamaah haji kita yang mengumpulkan uang sampai puluhan tahun untuk bisa pergi haji. Kasihan sekali kalau uang mereka tersebut diselewengkan," tandas Saleh, yang menyaksikan secara langsung jamaah Indonesia yang mengeluh kurang maksimalnya pelayanan pemerintah. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya