Berita

megawati/ist

Megawati: Repdem Harus Perkokoh Pondasi Organisasi

SENIN, 05 DESEMBER 2011 | 21:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyarankan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), selaku sayap partai, memperkuat pondasi organisasi ketimbang pencitraan.

Hal itu diutarakan Megawati saat menerima audiensi DPN Repdem yang dihadiri Ketua umum Repdem Masinton Pasaribu, Ketua Bidang Organisasi Wanto Sugito, Ketua Bidang Politik Simson Simanjuntak, Ketua Bidang Advokasi Tani Sidik, Wasekjen Ibnu Hajar dan jajaran DPN Repdem lainnya di kantor DPP PDI Perjuangan, Jaksel, Senin (5/12).

"Perkokoh organisasinya, dan mengedepankan perjuangan ideologis. Hindari pragmatisme dalam berjuang," ujar Megawati, yang juga mantan Presiden RI.


Sebelumnya, Ketum Repdem Masinton Pasaribu melaporkan, bahwa saat ini DPN Repdem tengah melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi Repdem di berbagai daerah melalui konferda-konfercab yang ditargetkan selesai pada tahun 2012.

"DPN Repdem menginstruksikan kepada pengurus Repdem di berbagai daerah agar fokus melakukan rekruitmen keanggotaan, kaderisasi, dan advokasi. Menciptakan kader pelopor penggerak Repdem dalam memenangkan PDI Perjuangan pada Pemilu 2014," tukasnya di depan Megawati dan Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo serta jajaran DPP PDI Perjuangan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPN Bidang Organisasi Wanto Sugito mengatakan, konsolidasi menjadi prioritas Repdem sehingga pada 2014 organisasi sudah kokoh dalam berbagai hal.

Selain itu, DPN Repdem juga mengundang Megawati menghadiri peringatan HUT ke-7 Repdem pada tanggal 17 Desember nanti di kantor DPP PDI Perjuangan. "Insya Allah, perjuangan kami sukses," tutupnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya