Berita

RQ-170 Sentinel

Dunia

Pesawat Mata-mata AS Ditembak Jatuh

SENIN, 05 DESEMBER 2011 | 07:27 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Republik Islam Iran menembak jatuh pesawat tanpa awak (unmanned aerial vehicle) milik Amerika Serikat yang melakukan aksi spionase di kawasan timur wilayah udara negeri itu.

Keterangan dari seorang pejabat militer Iran yang tak disebutkan namanya ini dipublikasikan kantor berita IRNA.

“Sebuah RQ-170 pesawat mata-mata Amerika Serikat telah ditembak jatuh oleh Angkatan Bersenjata Iran. Pesawat itu mengalami kerusakan kecil dan kini berada di tangan Angkatan Bersenjata Iran,” demikian informasi singkat itu tanpa keterangan yang lebih detil.

Pasukan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat di Afghanistan, menurut Associated Press mengatakan, kemungkinan pesawat mata-mata yang ditembak jatuh itu kehilangan kontak saat melakukan operasi di barat Afghanistan.

Namun seorang pejabat militer AS yang juga tak disebutkan namanya menyangsikan pengakuan Iran itu. Menurutnya, sama sekali tidak ada indikasi yang dapat digunakan untuk mengklarifikasi kejadian itu.

Pesawat yang menurut pengakuan Iran ditembak jatuh itu adalah RQ-170 Sentinel produksi Lockheed Martin yang selama ini dioperasikan untuk memantau gerak-gerik Osama bin Laden dan jaringannya. Pesawat itu berhasil memantau pergerakan dan kondisi terakhir Osama bin Laden sebelum akhirnya pasukan Delta menyerang tempat persembunyian Osama bin Laden dan menewaskannya.

Bukan baru kali ini Iran mengaku menembak jatuh pesawat mata-mata AS. Bulan Januari lalu dua pesawat sejenis ditembak jatuh dan diperlihatkan kepada publik. Sementara Juli lalu, Iran mengundang ahli-ahli dari Rusia dan memperlihatkan kepada mereka sejumlah pesawat mata-mata AS yang mereka tembak jatuh dalam beberapa tahun terakhir. [guh]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya