Berita

yandri susanto

Suara PAN Pasti Jadi 2 Digit dan Hatta Rajasa Pasti Jadi Presiden!

KAMIS, 01 DESEMBER 2011 | 22:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan menantang Barisan Muda Penegak Amanat Nasional untuk melakukan berbagai terobosan mengajak anak muda bergabung ke partai berlambang matahari biru tersebut.

"Kita harus kembalikan lagi bahwa PAN sebagai partai anak muda," kata Taufik saat membuka Rapat Pleno I BM PAN di rumah PAN Jalan Buncit Raya, Mampang Prapatan malam ini (Kamis, 1/12).

Hadir pada acara tersebut Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto, mantan Ketua BM PAN Sahrin Hamid, dan Ketua Umum BM PAN Yandri Susanto bersama jajaran pengurus BM PAN dan kader BM PAN.


Apa yang menjadi perhatian Sekjen DPP PAN itu dijelaskan Yandri sejalan dengan apa yang telah dilakukan BM PAN selama ini. BM PAN jauh-jauh hari sudah keliliing ke berbagai provinsi dan daerah. Dalam berbagai kesempatan, BM PAN selalu turun ke masyarakat, ke pasar, ke kelompok anak muda, aktivis dan lain sebagainya.

"Sekarang kita bentuk sekolah rakyat, gratis. Orang-orang yang di emperan kereta api kita sekolahkan. Mungkin ada orang yang tergusur kita akan bela. Kita akan adakan turnamen futsal sepak bola. Jadi saya kira BM PAN, kecenderungan sekarang itu lebih kepada biaya murah, tapi hasil maksimal. Jadi tidak elitis. Kita pleno di rumah PAN, tidak di hotel. Itu kita hindari," jelasnya.

Dijelaskannya, apa yang telah, sedang, dan akan dilakukan BM PAN itu untuk mencapai dua tujuan utama. Yaitu, mencapai target PAN memperoleh suara dua digit pada Pemilihan Umum 2014 dan menghantarkan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa sebagai presiden.

"Itu bagian tugas yang tak bisa dipisahkan dari BM PAN. Jadi sudah pasti itu. Tidak bisa ditawar-tawar lagi. Dan di BM PAN tidak ada perdebatan. Jadi bulat, tidak lonjong, PAN dua digit, Bang Hatta Presiden. Tidak ada perdebatan soal untuk itu," imbuh Yandri.

Soal sejumlah kalangan yang menyangsikan PAN akan memperoleh dua digit pada Pemilu mendatang, dia menanggapinya positif. Menurutnya, hal itu akan dijadikan sebagai motivasi untuk bekerja keras dan bekerja nyata untuk mencapai target tersebut.

"Justru kalau semua orang memuji, mungkin akan membuat kita terlena. Itu kan bahaya," tandasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya