Berita

sarifuddin sudding/ist

CAPIM KPK

Hanura Belum Mau Buka-bukaan

KAMIS, 01 DESEMBER 2011 | 10:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Fraksi Hanura belum mau buka-bukaan soal siapa empat dari delapan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang akan dipilih dalam uji kelayakan dan kepatutan yang digelar Komisi III DPR. Alasannya, belum semua calon didengarkan visi-misinya.

"Kan masih ada dua lagi yang belum mengikuti fit and proper," kata kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Hari ini Komisi III Hukum DPR tinggal mendengarkan visi-misi dua capim KPK yang tersisa, yaitu Bambang Widjojanto dan Zukarnaen. Sementara enam calon lainnya, Yunus Husein, Abdullah Hehamahua, Handoyo Sudradjat, Abraham Samad, Adnan Pandu Praja, Aryanto Sutandi sudah mengikuti uji kelayakan pada hari sebelumnya.


Soal enam calon yang sudah menjalani fit and proper, dalam penilaian Sudding, ada beberapa calon yang menjanjikan. Dia yakin, kalau visi-misi itu betul-betul dijalankan, akan bisa membawa harapan baru terhadap jalannya fungsi KPK, seperti diamanatkan UU 32/2002 KPK.

"Cuman persoalannya sekarang, apakah (calon) pimpinan KPK ini, karena yang kita kedepankan adalah masalah independensi. Tidak akan diintervensi dalam menjalankan fungsi dan kewenanganya itu ketika berhadapan dengan kasus-kasus yang melibatkan elit kekuasaan," katanya.

Namun, dia sama sekali tidak mau merinci siapa di antara enam tersebut yang layak memimpin KPK. "Semuanya bagus," elaknya diplomatis sambil meyakinkan bahwa fraksinya akan bersikap setelah semua calon menjalani uji kelayakan dan kepatutan. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya