Berita

yunus husein/ist

CAPIM KPK

Mantan Atasan Yunus, Nudirman Ngaku Dilema Bersikap

RABU, 30 NOVEMBER 2011 | 10:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Anggota Komisi III DPR Nudirman Munir mengaku tidak pernah bertemu dengan delapan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Apalagi, dirinya sedang berada di Kalimantan Timur dalam melaksnakan tugas DPR sebelum proses uji kelayakan dimulai Senin dua hari lalu.

"Saya ke sana itu sebelum jembatan (Kutai Kertanegara) itu runtuh," kata Nudirman kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 30/11).

Meski begitu, belum lama ini, politisi Partai Golkar itu mengakui pernah bertemu salah seorang calon, yaitu Yunus Hussein. Mereka bertemu dalam acara halal bi halal yang digelar Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Jadi bukan pertemuan secara berdua. "Kami berdua alumnus Fakultas Hukum," akunya.


Dalam pertemuan itu, beberapa temannya sesama alumnus Fakultas Hukum meminta agar Yunus Hussein diloloskan. Karena itulah, Nudirman mengaku dilema dalam menentukan sikap terhadap Yunus. Apalagi, Yunus merupakan sekretarisnya saat Nudirman menjadi Ketua Senat Fakultas Hukum. "Saya memang agak dilema ini," katanya sedikit tertawa.

Meski begitu, dia yakin Yunus pasti punya konsep bila memimpin lembaga anti korupsi itu dengan pengalaman sebagai mantan kepala Kepala Pusat Pelaporan dan Analisa Keuangan. Tapi, bila pun tidak terpilih, Nudirman juga yakin, bahwa Yunus pasti bisa menerima kalau memang itu karena kepentingan negara.

"Tapi yang jelasnya, kita tunggulah bagaimana dia nanti saat menyampaikan visi-misi," tandas Nudirman sambil mengaku akan objektif dalam menilai Yunus yang hari ini akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya