Berita

CAPIM KPK

Golkar: Demokrat dan PDIP Masih Gunakan Formasi Lama

SELASA, 29 NOVEMBER 2011 | 09:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Meski uji kelayakan baru dimulai kemarin, tapi lima dari delapan calon pimpinan KPK sudah digadang-gadang Komisi III DPR layak memimpin lembaga anti korupsi tersebut. Kelimanya adalah Bambang Widjojanto, Yunus Hussein, Abraham Samad, Zulkarnaen, Adnan Pandu.

"Itu yang beredar," kata anggota Komisi III DPR dari Partai Golkar Bambang Soesatyo kepada Rakyat Merdeka Online kemarin malam di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (Senin, 28/11).

Meski begitu, diakui Bamsoet, demikian ia akrab disapa, formasi empat calon yang akan dipilih DPR berbeda untuk masing-masing fraksi. Tapi, katanya meyakinkan, dua fraksi besar, yaitu Partai Demokrat dan PDIP tetap menggunakan formasi lama.


Yaitu, harus ada unsur dari Kejaksaan dan Kepolisian menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Calon dari Kejaksaan adalah Zulkarnaen sedangkan dari Kepolisian Aryanto Sutadi.

Sebelumnya, dua unsur lembaga penegak hukum itu selalu ada di KPK. Pada pimpinan KPK I, Tumpak Hatorangan Panggabean dan Taufikurrahman Ruki masing-masing dari Kejaksaan dan Kepolisian.

Sedangkan pada KPK II, pimpinan dari korps Adyaksa dan korps Bhayangkara adalah Antasari Azhar dan Bibit Samad Rianto. Meski Antasari tidak tuntas dalam memimpin lembaga superbody tersebut itu selama satu periode, karena tersangkut kasus pembunuhan. Antasari kemudian digantikan Busyro Muqoddas. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya