Berita

syahganda nainggolan/ist

Seminar Nasional SMC untuk Solusi Kesejahteraan Papua yang Terabaikan

SELASA, 29 NOVEMBER 2011 | 09:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan mengungkapkan rentetan persoalan yang diikuti banyaknya konflik di Papua merupakan kisah panjang pertaruhan kesejahteraan warganya yang terabaikan.
Karena itu, pemerintah pusat perlu mereformulasi pendekatan pembangunan melalui kebijakan yang mengedepankan harkat hidup rakyat Papua demi tercapainya solusi tepat atas ketidakadilan yang berlangsung lama tersebut.
 
Pemikiran itulah yang dijadikan pijakan SMC, lembaga kajian pembangunan dan
kebijakan publik, dalam menggelar seminar nasional bertajuk Reformulasi Strategi Pembangunan yang Berkeadilan di Papua pukul 12.00-17.00 hari ini (Selasa, 29/11) di Hotel Le Meridein, Jakarta.
 

 
Seminar nasional SMC kali ini akan menghadirkan pembicara utama Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie berikut narasumber lain, di antaranya, Wakil Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Widjajono Partowidagdo, Ketua Fraksi PAN DPR RI, Tjatur Sapto Edi, Dekan FISIP Universitas Indonesia, Bambang Shergi Laksmono, Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Constant Karma, serta Direktur Riset Ekonomi dan Keuangan SMC, Perdana Wahyu Santoso.
 
Di luar itu, SMC juga mengundang sejumlah tokoh nasional, aktivis pergerakan,
pengamat ekonomi dan politik untuk terlibat sebagai peserta aktif. "Seminar ini
untuk menyoroti aspek keadilan yang dirasakan oleh masyarakat Papua baik secara sosial dan ekonomi, politik, maupun rasa aman pada umumnya. Selain membahas aneka ketimpangannya, forum seminar juga akan mengupayakan rumusan solusi yang diperlukan bagi Papua," jelas Syahganda.

Menurutnya, isu dan permasalahan di Papua dipilih sebagai topik seminar SMC
mengingat kondisi yang terjadi di tanah Papua kerap menimbulkan berbagai keprihatinan, di samping belum terpenuhinya rasa keadilan bagi masyarakat Papua.

"Padahal, bumi cendrawasih dikenal sebagai zamrud khatulistiwa yang menyimpan kekayaan begitu besar untuk menciptakan pembangunan yang berkeadilan maupun kemakmuran seluruh rakyatnya," ujar mantan Direktur Eksekutif Center for Information and Development Studies (CIDES) ini. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya