Berita

abraham samad/ist

CAPIM KPK

Luruskan Saan, Abraham Tak Berniat Bersihkan KPK dari Unsur Jaksa dan Polisi

SENIN, 28 NOVEMBER 2011 | 12:06 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Rencana pembentukan penyidik independen Komisi Pemberantasan bukan bermaksud mengucilkan atau bahkan menggusur penyidik dari Kepolisian dan Kejaksaan. Akan tetapi, tujuannya untuk penguatan lembaga anti korupsi tersebut.

"Hadirnya penyidik independen, maka KPK akan lebih kuat. Sebab, suka tidak suka selama ini penyidik KPK belum terlalu kuat," kata calon pimpinan KPK Abraham Samad dalam uji kelayakan dan kepatutan di ruang Komisi III DPR, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, (Senin, 28/11).

Abraham menyampaikan hal itu menjawab pertanyaan anggota Fraksi Partai Demokrat, Saan Mustopa. Menurut Saan, gagasan Abraham membentuk penyidik independen bukan dari Kepolisian dan Jaksa akan membawa masalah baru bagi KPK.


Terutama, kata Saan, ketika KPK melakukan fungsi koordinasi dan supervisi dengan lembaga penegak hukum lainnya. Menanggapi hal itu, Abraham mengatakan, KPK juga memiliki fungsi trigger mechanism dalam hal pemberantasan korupsi.

Maksudnya dengan pembentukan penyidik independen itu, maka KPK akan fokus pada kasus-kasus besar saja. Sedangkan kasus-kasus kecil, menurut Abraham, sebaiknya diserahkan saja kepada polisi dan jaksa.

"Di situlah fungsi koordinasi dan supervisinya berjalan," katanya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya