Berita

PATRIALIS AKBAR/IST

CAPIM KPK

Patrialis Akbar: Saya Nggak Ngeh, Itu Urusan Sekretariat

SELASA, 22 NOVEMBER 2011 | 10:25 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Mantan Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Patrialis Akbar tidak ngeh kalau form surat kuasa untuk mengumumkan harta kekayaan dan mengklarifikasi laporan keuangan calon pimpinan KPK adalah form lama.

Sehingga surat kuasa diberikan kepada Taufikurrahman Ruki dan empat pimpinan KPK masa kerja 2003-2007.

"Saya sendiri tidak ngeh yang begitu. Itu urusan sekretariat. Saya tidak tahu sampai sejauh itu. Secara logika itu tidak mesti terjadi. (Karena) sudah harus tahu (orang yang akan menandatanginya). Harusnya yang menandatangi juga jangan mau dong," kata Patrialis Akbar kepada Rakyat Merdeka Online lewat sambungan telepon pagi ini (Selasa, 22/11).


Masih kata mantan Menteri Hukum dan HAM ini, hal itu adalah masalah teknis-administrasi. Sehingga persoalan itu bisa segera diralat dan diperbaiki sebagaimana mestinya.

Kemarin, karena ada kesalahan surat kuasa tersebut, Komisi III DPR menunda melakukan fit and proper test terhadap calon pimpinan KPK Abraham Samad. Meski dari delapan Capim KPK terdapat perbedaan dalam form tersebut. Untuk Abdullah Hehamahua dan Aryanto Sutadi sama dengan Abraham Samad.

Sementara surat kuasa untuk Yunus Hussein, Zulkarnaen, dan Adnan Pandu Praja, tidak mencantumkan nama pimpinan KPK. Namun, dari tiga orang itu hanya Adnan yang mengisi. Sedangkan Bambang Widjojanto dan Handoyo Sudrajat tidak melampirkan surat kuasa tersebut. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya