Berita

Komarudin hidayat/ist

Prof. Komaruddin: Gengsi, Wajar DPR Tak Mau Ikuti Pansel KPK

SENIN, 21 NOVEMBER 2011 | 12:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Panitia Seleksi Pimpinan KPK mempublikasikan nilai dan ranking delapan calon pimpinan KPK yang telah diserahkan ke DPR. Tak hanya itu, Pansel juga merekomendasikan DPR untuk memilih empat nama teratas. Apa yang dilakukan Pansel KPK itu memang wajar.

"Di sini lah Pansel punya kewajiban untuk menyampaikan hasilnya. (Tapi) itu kan sekadar saran. Secara politik, DPR kan punya kewenangan (memilih)," kata Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Komaruddin Hidayat, kepada Rakyat Merdeka Online siang ini (Senin, 21/11).

Beberapa fraksi di DPR menyiratkan akan menolak ranking dan rekomendasi Pansel Capim KPK. Prof. Komar juga menanggapi wajar sikap DPR tersebut.


"Itu kan gengsi. (DPR) seakan-akan didikte (kalau ikuti Pansel). Ini juga nggak bagus. Itu juga harga diri DPR. Tapi kalau pilih di luar usulan Pansel, dan ternyata yang dipilih tidak bagus, itu juga kan konyol DPR. DPR dianggap punya kepentingan," jelasnya.

Karena itu menurutnya, sebaiknya yang dilakukan sebelumnya adalah Pansel Capim KPK melakukan pendekatan baik-baik dengan DPR. Sehingga tidak muncul kesan kalah-menang. "Kalau begini kan, (setelah dipublikasikan) jadi (kesannya) kalah-menang," tandasnya.

Delapan nama Capim KPK berdasarkan ranking Pansel adalah Bambang Widjojanto, Yunus Husein, Abdullah Hehamahua, Handoyo Sudradjat, Abraham Samad, Zulkarnain, Adnan Pandu Praja, Aryanto Sutadi. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya