Berita

Sutan Pastikan Demokrat Perhatikan Gundah Gulana PAN

SENIN, 21 NOVEMBER 2011 | 09:15 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Demokrat menghargai teman sekoalisinya, PAN, yang akan mengevaluasi Sekretariat Gabungan Partai Politik Pendukung Pemerintah pada acara Rapat Kerja Nasional 10-11 Desember mendatang.

"Kita hargai. Itu hak mereka. Harus kita hargai, (siapa tahu) ada pemikiran cemerlang. Sebagai teman seiring, kita hargai," kata Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Batoegana kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 21/11).

Sutan mengatakan itu, karena yakin PAN akan mengeveluasi Setgab karena kecewa dengan wacana kenaikan ambang batas masuk parlemen dari 2,5 persen menjadi 4 persen seperti disuarakan Demokrat dan 5 persen yang sejak awal disuarakan Golkar. PAN merasa Setgab hanya mengakomodir suara partai besar. Menurut Sutan, semua kemungkinan bisa saja terjadi, termasuk apabila PAN dalam Rakernas memutuskan untuk keluar dari Setgab.


"Mungkin saja. Tapi plus minusnya apa. Kita kan pro rakyat, pro penyederhanan partai. Jadi jangan hanya atas kemauan individu. Kita ikut pemerintah (ambang batas empat persen) karena pro rakyat lewat penyederhanaan partai dan juga sebagai jalan tengah," jelasnya.

Meski begitu, Sutan memastikan gundah gulana PAN itu akan diperhatikan. Makanya, soal ambang batas ini masih ada celah untuk dibicarakan secara bersama. "Kalau tidak salah, tadi malam Setgab musyawarah. Macam-macam (yang dibahas) salah-satunya ya PT itu. Saya kira yang penting-penting lah (yang akan dibahas)," jelas Sutan. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya