Berita

ilustrasi

Prof Indra Jaya: Ungkap Misteri Bawah Laut dengan Teknologi Akustik

SABTU, 19 NOVEMBER 2011 | 23:31 WIB | LAPORAN:

RMOL. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan mempunyai luas laut yang begitu panjang, Indonesia tentu menyimpan potensi alam yang luar biasa. Sayangnya, kekayaan alam yang berlimpah tersebut tidak diimbangi keseriusan pemerintah untuk mengembangkannya.

Hal itu dijabarkan Gurubesar Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Indra Jaya, saat orasi ilmiah dalam rangka Dies Natalis IPB ke-48, di Bogor, Sabtu (19/11).

Dalam orasi ilmiahnya, ia menyampaikan topik "Penginderaan Jauh Sumberdaya Laut dengan Teknologi Akustik untuk Pembangunan Benua Maritim Indonesia". Indra Jaya menegaskan begitu pentingnya teknologi akustik untuk pemanfaatan potensi SDA laut, baik hayati maupun non hayati.


"Sebagai negara dengan luas laut 2/3 wilayahnya, maka Indonesia harus terus mengembangkan teknologi bidang maritim. Hal ini tentu sangat penting, mengingat masih banyak potensi kelautan kita yang belum diketahui," katanya.

Kondisi bawah air yang gelap gulita, lanjut Indra Jaya, membutuhkan teknologi khusus untuk mengetahui apa isi dan bagaimana bentuk kehidupan yang ada dalam kegelapan laut.

"Selain itu juga perlu diketahui bentuk atau kontur dasar laut serta apa saja yang terkandung di dalamnya,"  ungkap Indra Jaya yang juga Dekan FPIK-IPB serta Ketua Dewan Pakar Indonesia Maritime Institute (IMI).

Hadir dalam orasi ilmiah tersebut, Rektor dan Senat Guru Besar IPB lainnya. Selain Indra Jaya, orasi juga dilakukan oleh Prof Mulyono Baskoro dan Prof Ervizal Zuhud.[ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya