Berita

ota/ist

Ota Usul Tak Semua Pelaku Kejahatan Dipenjara

JUMAT, 18 NOVEMBER 2011 | 21:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Untuk mencegah terjadinya over kapasitas di berbagai lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan, diusulkan tidak semua pelaku kejahatan dijatuhi hukuman pidana berupa pemenjaraan.

"Jadi jangan sedikit-sedikit dipidanakan. Saya kira itu mesti dicari satu jalan keluar. Tidak semua hal itu dipidanakan. Itu kan menjadi semacam, padat lapas ataupun rutan," kata anggota Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum Mas Ahmad Santosa di TVOne malam ini (Jumat, 18/11).

Jalan keluarnya, jelas Ota, demikian ia akrab disapa, bisa berupa sanksi bekerja untuk kepentingan sosial atau didenda. Meski begitu, Ota tampaknya mengamini bahwa kejahatan di lapas seperti jual beli narkoba tentu tidak sekadar disebabkan over kapasitas, tapi juga lemahnya pengawasan.


Ataukah penyimpangan seperti jual beli fasilitas juga disebabkan adanya pembiaran?

"Itu terkait dengan moralitas dan integritas pejabat," jawabnya.

Karena itu dia mengusulkan agar pejabat yang melanggar ditindak secara tegas. Sedangkan kepada pejabat yang baik, diberikan insentif. Pasalnya, dia tidak menampik bahwa ada pejabat yang berintegritas.

"Kemudian perbaikan sistem. Ini termasuk bagaimana mempercepat reformasi birokrasi yang saat ini sedang berjalan, memperkuat sistem pengawasan," tandasnya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya