Berita

Idy Muzayyad

KPI akan Buat Regulasi yang Detail soal Iklan Politik di TV

KAMIS, 17 NOVEMBER 2011 | 13:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Komisi Penyiaran Indonesia mengaku aturan yang ada saat ini belum secara detail mengatur batasan iklan kampanye politik di televisi. Karena itulah, sekaligus merespons kekawatiran publik menjelang 2014 terjadi eskalasi penggunaan media TV untuk kepentingan politik KPI akan membuat aturan yang lebih detail.

Hal itu dikatakan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Idy Muzayyad lewat pesan singkat yang diterima Rakyat Merdeka Online siang ini (Kamis, 17/11).

"Bila tidak diatur secara lebih detail, nanti terjadi persaingan yang tidak sehat. Bila satu partai memiliki sumber daya lebih untuk memanfaatan media, bagaimana dengan nasib dan kondisi partai-partai lain yang kebetulan kurang beruntung dalam hal ini? Bagaimana pula dengan publik yang gencar diterpa siaran politik itu? Itulah pentingnya regulasi ini," terang Idy.


Tak hanya itu, jelas mantan Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama ini, yang perlu diperhatikan adalah relasi media dalam konstelasi politik berkaitan dengan pemilik,  framing motif politik melalu media penyiaran. Karena menurutnya, nafas penggunaan frekuensi televisi sebagai ranah publik harus diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat, bukan unt kepentingan kelompok tertentu, sehingga harus berkeadilan dan porposional. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya