Berita

Terlalu Banyak Omong, Busyro Harus Dilengserkan

SELASA, 15 NOVEMBER 2011 | 09:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Posisi dan kedudukan Busyro Muqoddas sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi mulai dipersoalkan. Hal ini karena dirinya terlalu banyak omomg belakangan ini yang menimbulkan polemik dan kegaduhan di tengah masyarakat.

"Sebab itu (saya) sangat setuju posisi Ketua KPK dikocok ulang," tegas deklarator Pengawas KPK, Neta S Pane, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.   

Komisi III DPR tak lama lagi akan menggelar fit and proper test untuk memilih 4 nama dari 8 nama calon pimpinan KPK yang sudah masuk ke DPR. Keempat calon itu nantinya akan menggantikan Bibit Samad Rianto, Chandra M Hamzah, Haryono Umar dan M Jasin.
 

 
Menurut Neta, pemilihan pimpinan KPK baru ini bisa dijadikan momentum untuk melakukan kocok ulang Ketua KPK. Karena dia mengatakan, Busyro tidak serta merta tetap menjadi ketua lembaga anti korupsi itu seiring dengan pergantian pimpinan lainnya.

"Apalagi dengan sikap Busyro yang mulai cenderung aneh dan curhat. Publik tidak akan bisa berharap banyak lagi pada yang bersangkutan," tekan Ketua Presidium Indonesia Police Wacth ini. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya