haryono umar/ist
haryono umar/ist
RMOL. Meskipun telah menandatangani nota kesepahaman dengan BP Migas, namun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan tetap mengawasi lembaga tersebut.
Wakil Ketua KPK, Haryono Umar, menegaskan tidak akan segan-segan menindaklanjuti laporan BP Migas bila tidak membereskan aset pendataan keuangan dan aset negara dari sektor migas. KPK juga memberi waktu selama satu bulan kepada BP Migas untuk merapihkan aset pendataan keuangan dan aset negara dari sektor migas.
"Batasan waktu itu dilakukan supaya mencegah terjadinya kerugian negara yang bisa mencapai triliunan rupiah. Kita berharap akhir tahun ini selesai semua," kata Haryono di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta (Senin, 14/11).
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
UPDATE
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41