Berita

lavrov/ist

Menteri Luar Negeri Rusia Harapkan Ada Dialog di Suriah

MINGGU, 13 NOVEMBER 2011 | 10:13 WIB | LAPORAN: SVET ZAKHAROV

RMOL. Rusia merasa bertanggungjawab untuk terus mengupayakan dialog di negara Suriah.

Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov usai bertemu dengan dengan para menteri luar negeri peserta forum APEC di Honolulu hari Sabtu kemarin (Sabtu, 12/11).

Lavrov juga menyesalkan beberapa wakil oposisi di Suriah yang berada di Turki dan di AS. Kaum oposan itu memboikot segala bentuk dialog dengan penguasa Suriah.


"Kami akan terus berusaha meyakinkan kaum oposisi agar lebih bersikap konstruktif dan memikirkan tentang negerinya. Kita harapkan semua pihak lebih bertanggung jawab," kata Lavrov.

Sejak ujuk rasa meletus di Suriah, dalam catatan PBB, tidak kurang dari 3.500 orang telah tewas. Kaum oposisi yang didukung Amerika Serikat itu meminta Presiden Asad untuk segera mengundurkan diri. Kaum oposisi juga meminta Uni Eropa untuk memberi sanksi pada Suriah.

Sementara itu, Moskow dan Bejing menganjurkan pemerintah Suriah agar segera memenuhi janji politik untuk menggelar reformasi politik dan memulai proses politik dengan mengikutsertakan semua partai politik. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya