ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Sikap permisif warga terhadap aksi menyontek yang terjadi beberapa bulan lalu membikin harapan pada rasa kejujuran negeri ini semakin pupus. Kasus yang menimpa Siami yang diusir warga akibat mengajarkan kejujuran beberapa bulan lalu membuat beberapa kelompok melakukan aksi keprihatinan dan kepedulian.
Salah satunya aksi yang digelar oleh gerakan Anti-Nyontek Nasional di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pagi ini (Minggu, 13/11). Aksi yang dilakukan mahasiswa, guru dan beberapa pekerja ini menyuarakan kepedulian terhadap kejujuran dan pendidikan generasi bangsa. Gerakan yang bekerjasama dengan Rumah Belajar Kreatif ini mengaku prihatin dan menggunakan momentum Hari Pahlawan untuk melawan ketidakjujuran.
"Kalau dulu pahlawan melawan penjajah, melalui kegiatan sederhana ini kita melawan mereka yang tidak jujur dan menyontek serta memperjuangkan mereka yang tidak bersekolah," kata Koordinator Gerakan Anti-Nyontek Nasional, Megi Budi, kepada Rakyat Merdeka Online di Bundaran HI, Jakarta (Minggu, 13/11).
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
UPDATE
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41