RMOL. Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan sampai 2014 sekitar 50.000 unit koperasi kategori modern bisa di akses online. Untuk memuluskan target ini Kemenkop akan bekerjasama dengan PT Telkom.
Menurut Deputi Bidang Produksi Kementerian Koperasi dan UKM, Braman Setyo, koperasi modern yang dimaksud bisa memenuhi tiga kriteria. Pertama, sudah memanfaatkan teknologi informasi secara online. Kedua, sistem data yang terkait dengan anggota tersedia dengan transparan. Ketiga, informasi mengenai koperasi bisa diakses secara umum melalui koneksi internet.
"Artinya penilaian paling penting bagi koperasi modern adalah sudah tersistem secara online dengan anggotanya. Manfaat bagi koperasi yang menerima predikat tersebut, makin mendapat kepercayaan dari anggota maupun masyarakat umum," kata Braman beberapa waktu lalu.
Hingga saat ini, koperasi yang sudah memanfaatkan jaringan online tercatat 623 unit, dengan 90 persen diantaranya berbentuk koperasi simpan pinjam (KSP) dan 10 persen sisanya berupa koperasi primer. Untuk menyukseskan program pencapaian 50.000 koperasi kategori modern, Kementerian Koperasi dan UKM tidak memiliki anggaran khusus. Pemerintah hanya melakukan fasilitasi dan perangkatnya dipersiapkan oleh PT Telkom.
Meski demikian, Braman mengharapkan ada respons dari pengelola koperasi untuk melengkapi operasionalnya dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi. Respons memang tidak diharapkan sekaligus oleh seluruh koperasi di Indonesia yang tercatat mencapai 186.907 unit. Adapun, keinginan agar koperasi di Indonesia memanfaatkan teknologi informasi, utamanya berdasarkan keinginan Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan, agar seluruh masyarakat bisa memahami dan mengetahui program serta perkembangan setiap koperasi.
Selain bersinergi dengan PT Telkom, lanjut Braman, Kementerian Koperasi dan UKM juga menjadikan Dinas Koperasi dan UKM setiap provinsi sebagai ujung tombak menciptakan koperasi modern.
"Pejabat dinas setempat kami harapkan mendorong penciptaan koperasi modern sesuai potensi di daerahnya," demikian Braman.
[ysa]