Berita

Idy Muzayyad/ist

KPI Ingatkan, Media bukan untuk Kepentingan Politik

KAMIS, 10 NOVEMBER 2011 | 17:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Komisi Penyiaran Indonesia mengingatkan agar media penyiaran, khususnya televisi, konsisten pada semangat UU Penyiaran yang mengamanatkan bahwa spektrum frekuensi merupakan milik negara dan menjadi ranah publik.

Sehingga pemanfaatannya harus benar-benar digunakan untuk kepentingan publik dan masyarakat. Demikian dikatakan Komisioner KPI Pusat, Idy Muzayyad kepada Rakyat Merdeka Online petang ini, Kamis (10/11).

Menurutnya, pemilik media harus menyadari dan menjaga tujuan penyiaran, yakni sebagai sarana penyampaian informasi yang layak dan benar, wahana pendidikan yang mencerahkan, hiburan yang sehat dan perekat sosial. "Itu kan mulia sekali. Jadi tidak ada tujuan penyiaran untuk kepentingan politik kekuasaan," ungkapnya.


Memang pada prakteknya, mengingat impact-nya yang besar dan jangkauannya yang luas, media televisi seringkali dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis oleh pemiliknya. "Padahal kalau bicara pers, seharusnya kan tetap harus berimbang, menjaga independensi, mengedepankan netralitas, atau kalau berpihak pun pada kepentingan publik," katanya.

Idy menambahkan pemilik bukannya tidak memiliki hak sama sekali untuk menggunakan media miliknya, melainkan harus dilakukan secara proporsional. "Tidak boleh lebay lah, karena punya sendiri misalnya," imbau Idy. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya