Berita

DJOKO SUYANTO/ist

PAHLAWAN NASIONAL

Penjelasan Menteri Djoko Membingungkan

RABU, 09 NOVEMBER 2011 | 07:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Alasan utama kenapa mantan Presiden dan juga mantan Ketua Umum PBNU Abdurrahman Wahid tidak ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada tahun ini karena tidak ada pihak yang mengusulkannya, seperti dijelaskan Ketua Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, Djoko Suyanto. Penjelasan Menko Polhukam itu membingungkan masyarakat.

"Sementara dari pihak keluarga, kemudian pemerintah Provinsi Jawa Timur, informasi dari Mas Saifullan Yusuf Wakil Gubernur, salah satu Ketua PBNU yang juga pihak keluarga, itu (Gus Dur) sudah (diusulkan). Nah ini yang benar yang mana," kata Jurubicara PBNU Sultan Fathoni kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 9/11).

PBNU, diakuinya, memang tidak pernah mengusulkan agar Gus Dur ditetapkan segagai pahlawan nasional. Karena saat itu, tak lama setelah Gus Dur meninggal pada akhir 2009, sudah ada pihak lain yang lebih dulu mengajukannya.


"Kalau PBNU secara institusi masih belum. Itu kan prosesnya sangat cepat ya. Begitu Gus Dur meninggal, proses ke arah sana itu sudah dilakukan oleh orang di luar NU secara institusi. Saya kira sangat cepat itu prosesnya. Masih belum berpikir ke arah sana, sudah dilakukan oleh masyarakat," demikian Sultan. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya