Berita

Sutan: Sri Mulyani Bisa Saja Jadi Capres Demokrat

SELASA, 08 NOVEMBER 2011 | 13:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tidak hanya menjadi calon wakil presiden, Managing Director Bank Dunia Sri Mulyani bahkan bisa saja menjadi calon presiden yang akan diusung Partai Demokrat pada pemilihan presiden 2014 mendatang.

Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana menjelaskan, untuk menentukan siapa yang bakal diusung partainya, DPP terlebih dahulu memilih enam kandidat, tiga nama dari dalam dan selebihnya dari luar partai itu. Keenam nama itu kemudian diserahkan ke Majelis Tinggi Demokrat.

Setelah mendapat persetujuan Majelis Tinggi, keenam mana itu akan dilempar ke masyarakat untuk diketahui bagaimana tingkat elektabilitas dan akseptabilitasnya. Demokrat akan menggunakan survei atau poling pada tahun 2013 untuk mengetahui siapa yang paling disukai masyarakat, seperti juga dilakukan untuk menentukan siapa calon gubernur dan bupati.


Sutan mengakui, keenam nama itu akan ditentukan pada awal 2013. Karena itu, dia memastikan, sejauh ini partainya belum menetapkan siapa keenam kandidat tersebut. "Itu belum resmi," tegas Sutan saat ditanya ihwal apakah tiga nama dari internal adalah Ani Yudhoyono, Djoko Suyanto, dan Anas Urbaningrum, yang sudah ramai dibicarakan belakangan ini.

Begitu juga dari kalangan eksternal belum ditentukan. Tapi boleh jadi kata Sutan, salah seorang diantaranya adalah Sri Mulyani. Karena memang selama ini mantan Menteri Keuangan itu populer di masyarakat. Dan bila dalam poling teratas, bukan tak mungkin Sri Mulyani yang akan diusung sebagai Capres.

"Boleh jadi, bisa saja. Yang penting bermanfaat bagi rakyat dan bermanfaat bagi Demokrat. Kalau dia di atas masak dijadikan Cawapres," katanya kepada Rakyat Merdeka Online siang ini (Selasa, 8/11).

Melanjutkan keterangannya, boleh jadi dua nama teratas dalam survei yang akan dipasangkan menjadi Capres dan Cawapres tanpa melihat latar belakang apakah dari dalam atau luar partai. Tapi bila hitung-hitungan politiknya harus berkoalisi, jelas Sutan, partai teman koalisi akan diminta menyodorkan nama Cawapres.

"Yang jelas kami mencari Capres," tegasnya. [zul] 

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya