Berita

SRI MULYANI/ist

PILPRES 2014

Sri Mulyani Bisa Mainkan Isu Terzalimi

SELASA, 08 NOVEMBER 2011 | 12:08 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kedatangan Managing Director Bank Dunia Sri Mulyani ke Indonesia membangkitkan kembali wacana dirinya akan menjadi calon presiden 2014 mendatang.

Bila memang serius menjadi capres, apa kelebihan mantan Menteri Keuangan itu yang bisa 'dijual' ke publik?

Pengamat politik dari The Indonesian Institute Hanta Yudha menjelaskan, Sri Mulyani memiliki pengalaman di bidang ekonomi. Tak hanya itu, Sri Mulyani juga bisa disebut memiliki prestasi dalam melakukan reformasi birokrasi di Kementerian Keuangan, yang pernah ia pimpin.


"Dia pernah mendapat penghargaan sebagai menteri keuangan terbaik. (Artinya) secara internasional dia diakui," katanya kepada Rakyat Merdeka Online siang ini (Selasa, 8/11).

Selain itu, lanjut Hanta, Sri Mulyani juga bisa memainkan isu bahwa dia pernah dizalimi. Yaitu, pada saat dirinya dicopot dari posisi sebagai Menteri Keuangan. Karena, saat itu, kabar yang beredar, pencopotan Sri Mulyani karena ketidaksukaan Partai Golkar, dalam hal ini, Aburizal Bakrie yang merasa terusik dengan kebijakan Sri Mulyani.

"Itu juga bisa menjadi kekuatan dia. Salah satunya (dia bisa memainkan isu terzalimi) kalau dia bisa mengelola. Itu juga belum bisa jadi jaminan (dia akan mulus menjadi RI-1)," tandasnya.

Soal pendanaan, menurut Hanta, bagi Sri Mulyani tidak jadi masalah. Karena dengan jaringan kuat yang dimiliki, Sri Mulyani bisa mengumpulkan pundi-pundi untuk mendanai pencalonannya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya