Berita

padi/ist

Sayang, Diharapkan Jadi Supplier Pangan Dunia, Indonesia Malah Impor

SENIN, 07 NOVEMBER 2011 | 13:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Masalah kebutuhan pangan yang menjadi ancaman nyata warga dunia pada masa mendatang karena jumlah penduduk dunia yang semakin bertambah, mestinya dimanfaatkan Indonesia untuk menjadi negara supplier pangan. Tapi, sayang, yang terjadi malah sebaliknya. Impor komoditi pangan Indonesia justru tinggi.

"Semuanya ini akibat kepemimpinan ekonomi kita yang myiopic (rabun jauh), yakni kepemimpinan yang sibuk dengan kepentingan jangka pendek dan abai dengan kepentingan serta pembangunan jangka panjang," ungkap ekonom Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 7/11).

Tak hanya itu, hal lain yang membuat Indonesia tetap impor, bukannya mengekspor komoditi pangan, pemerintah sibuk dengan industrialisasi yang justru banyak dikuasai asing dan pada saat yang sama abai dengan pengembangan pertanian yang sejatinya potensi besar negeri ini.


"Padahal ketika kita mampu mengembangkan industri pertanian kita, bukan tidak mungkin kita akan menjadi negara supplier pangan terbesar dunia. Dan banyak negara yang tergantung dengan komoditi pangan. Ketika ketergantungan itu terjadi maka Indonesia mampu menjadi kekuatan ekonomi besar dunia," ucap dosen  Fakultas Ekonomi Universitas Tirtayasa Serang, Banten ini. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya