ahmad yani/ist
ahmad yani/ist
RMOL. Vonis bebas yang diputuskan hakim di sejumlah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di berbagai daerah tidak bisa jadi alasan untuk membubarkan pengadilan tersebut, seperti yang ramai dibicarakan banyak kalangan belakangan ini.
"Kenapa tidak diteliti dulu. Kenapa dia bisa bebas. Apa yang salah. Jangan-jangan perkara itu tidak layak dibawa ke pangadilan karena ada upaya kriminaliasi dari Kepolisian dan Kejaksan," kata anggota Komisi III DPR dari Ahmad Yani kepada Rakyat Merdeka Online, (Senin, 7/11).
Apa yang disinyalir politisi PPP, bahwa boleh saja kasus itu dilayak dibawa pengadilan, terbukti pada kasus yang menjerat anggota DPRD Kutai Kertanegara yang divonis bebas Pengadilan Tipikor Kalimantan Timur Kamis lalu (2/11).
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
UPDATE
Minggu, 26 April 2026 | 08:05
Minggu, 26 April 2026 | 07:36
Minggu, 26 April 2026 | 07:32
Minggu, 26 April 2026 | 07:03
Minggu, 26 April 2026 | 06:42
Minggu, 26 April 2026 | 06:23
Minggu, 26 April 2026 | 06:03
Minggu, 26 April 2026 | 05:48
Minggu, 26 April 2026 | 05:13
Minggu, 26 April 2026 | 05:09