Berita

ahmad yani/ist

CAPIM KPK

PPP Tinggal Eliminasi Satu Nama antara Bambang, Hehamahua, Yunus, Adnan, dan Abraham

SENIN, 07 NOVEMBER 2011 | 10:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dari delapan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Partai Persatuan Pembangunan sudah menetapkan lima orang yang layak untuk memimpin lembaga anti korupsi tersebut.

Kelima orang itu adalah Bambang Widjojanto, Abdullah Hehamahua, Yunus Hussein, Adnan Pandupraja dan Abraham Saman. Lima nama itu ditetapkan setelah PPP mengundang empat nama pertama untuk menyampaikan visi-misinya belum lama di gedung DPR.

Hal itu dikatakan anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP Ahmad Yani kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 7/11).


"Dan sudah ketemu juga dengan Abraham Saman. Dari lima orang ini PPP cocok semua, mantap semua. Itu sesuai dengan platform dan keinginan PPP pada waktu mengeluarkan ide tentang KPK itu. PPP kan yang melahirkan KPK itu," jelasnya.

Dari lima orang itu, KPK harus mengeliminasi satu orang. Karena Komisi III DPR hanya memilih empat orang untuk menggantikan Bibit Samad Rianto, Chandra M Hamzah, Haryono Umar dan M. Jasin. "Nantilah pada waktu fit and proper test," jelasnya saat ditanya, kapan PPP akan menentukan empat dari lima orang tersebut.

Selain kelima orang tersebut, tiga nama lain yang juga Capim KPK adalah Handoyo Sudrajat, Zulkarnaen, dan Aryanto Sutad. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya